Friday, May 9, 2014

KWALITAS PEMBANGUNAN PERBATASAN PERLU DIPERHATIKAN

Oleh Darmawan
Program percepatan pembangunan daerah perbatasan di kabupaten Sambas oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Perbatasan (BNPP) dan Kementerian PU serta didukung pula oleh pemerintah provinsi dan pemda setempat ditahun 2012 telah disusun rencana kegiatan pembangunan yang akan didukung oleh beberapa Kementerian dan Instansi Pemerintah, diantaranya
Kementerian Sosial, Kementerian PU, Kementerian Kesehatan, POLRI, Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Kemennakertrans, Kementerian Perdagangan, Kemendiknas, Kemendagri melalui Sekretariat BNPP dan TNI dimana masing-masing akan mengalokasikan anggaran dalam rangka rencana kegiatan pembangunan pada tahun anggaran 2012. Dengan mencanangkan anggaran Rp 208,519 miliar dimana derah ini
yang sempat ramai diberitakan akibat pencaplokan daerah Camar Bulan dan Tanjung Datu Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas oleh Malaysia. Pembangunan yang ada mulai dari jalan, jembatan, pelabuhan, sekolah, listrik dan lain-lain membuat daerah yang terisolir ini menjadi terbuka khusus Desa Temajuk Kecamatan Paloh sebagaimana di sampaikan oleh Kades temajuk pak Mulyadi tentunya sebagai warga negara selalu menyambut baik dengan tangan terbuka dan bersyukur dengan
pembangunan yang masuk kedaerahnya namun untuk kwalitas bangunan juga perlu diperhatikan jangan sampai bangunan yang ada belum lama digunakan sudah rusak dan harus tepat sasaran sesuai dengan yang diperlukan masyarakat setempat. David warga dusun Camar bulan menuturkan dan menyikapi tentang pembangunan yang ada seperti Tower Telekomunikasi yang dibangun sejak tim exspedisi khatulistiwa masuk sebagai penghubung antara jarak dan
waktu yang sangat diperlukan tidak lagi berfungsi,dikarenakan belum ada kesepakatan yang jelas antara Kominfo dengan telkomsel. Belum lagi tentang listrik yang ada menggunakan PLTS dan PLTA menimbulkan suatu gejolak dimasyarakat, bagi pengguna PLTS mengharapkan selalu panas sedangkan pengguna PLTA mengharapkan hujan belum lagi ACCU penampung yang mulai soak dan tempat penampung air yang mulai jebol tentunya masih banyak hal yang perlu diperhatikan. Masyarakat Temajuk khususnya dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok seperti beras masih mengandalkan suplai dari ibu kota kecamatan, sedangkan pencanangan untuk lahan pertanian sampai sekarang belum ada yang terealisasi. Hal ini menimbulkan kerancuan lahan pertanian belum ada namun lumbung, lantai jemur dan pabrik padi sudah ada dibangun sehingga bangunan ini tidak dapat difungsikan sebagai mana mestinya.

Kini lumbung padi juga sudah berubah fungsi menjadi lumbung baca, harapan dari masyarakat program apapun yang masuk hendaknya perlu ada tindak lanjut kedepan serta pembangunan harus terus dilanjutkan seperti jalan yang belum diaspal, beberapa jembatan yang masih menggunakan kayu bulat, pengembangan sektor pertanian, perternakan, perikanan, perkebunan dan pariwisata untuk meningkatkan ekonomi sehingga tercipta pemerataan pembangunan.

No comments:

Post a Comment